Jumat, 06 Mei 2011

Tanya jawab seputar mahluk gaib

Bersama Ust. Soleh Mahmoed.

  • Pertanyaan:
    Saya pernah menemukan suatu barang yang biasa disebut jimat, dan didalam jimat itu terdapat tulisan arab. Bagaimanakah hukumnya ?


    Jawab:
    Ajimat kalau dianggap sesuatu yang mampu menolak bala', mampu menolak musibah, dianggap keramat yang dapat menghilangkan musibah. Maka hukumnya syirik, menyekutukan Allah swt. Ajimat tidak dapat mempengaruhi suatu kemaslahatan atau kemudharatan. Hanya Allah lah yang mampu membuat kita selamat, atau memberikan kita musibah.

  • Pertanyaan:
    Apakah dijaman Rasulullah saw. sudah ada yang namanya sihir ?

    Jawab:

    Sejak jaman dulu bahkan sejak jaman nabi Musa as. ,sihir sudah ada. Pada jaman Nabi Musa as, Fir'aun punya penasihat-penasihat yang merupakan ahli nujum dan ahli sihir. Pernah ahli nujumnya Fir'aun meramalkan bahwa kelak akan ada seorang laki-laki yang akan menghancurkan kedudukan Fir'aun, dan Fir'aun pun percaya dengan perkataan ahli nujum dan tukang sihirnya itu. Kemudian dia membunuh setiap anak laki-laki yang lahir pada waktu itu. Tapi Allah swt. punya rencana lain, dengan kekuasaan-Nya, justru laki-laki yang menghancurkanya adalah yang dia asuh sejak dari bayi.

    Jika kita terkena sihir, maka sebagai obatnya kita dianjurkan membaca suurat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan surat An-Naas. Mudah-mudahan dengan surat-surat ini Allah akan melindungi kita dari tipu daya iblis dan setan dan dari kejahatan ilmu sihir

  • Pertanyaan: Apakah perbedaan jin dan setan, dan bagaimana bentuknya, apakah sejenis kuntilanak atau pocong dan sejenisnya ?

    Jawab:
    Allah swt. berfirman yang artinya ," Yang membisikan rasa was-was kedalam hati manusia. Yaitu dari golongan jin dan manusia". ( QS: An-Naas : 5-6 ).
    Setan berasal dari golongan jin. Jin yang kafir disebut setan. Ia menggoda manusia lewat aliran darah. Ia bisikan di hati dan dada kita rasa was-was dan bingung.

    Terdapat juga setan dari golongan manusia. Contoh : si 'A' hendak pergi ke majelis ta'lim, di perjalanan dia bertemu dengan si 'B'. Si 'B' menggodanya dan berkata, " Untuk apa kamu pergi ke majelis ta'lim, sekarang sudah bukan jamanya lagi. Mendingan kita manfaatkan waktu muda kita buat hura-hura,,,!". Akibat perkataan si 'B' itu, akhirnya si 'A' menjadi bimbang antara ke majelis ta'lim atau mengikuti perkataan si 'B'. Nah, si 'B' ini adalah merupakan setan yang berasal dari goongan manusia.
    Kita sering dengar istilah kuntilanak atau pocong dan sejenisnya. Dan banyak manusia yang takut akan semua itu. Ini adalah merupakakan tipu daya iblis. Iblis menggoda kita dengan kebendaan. Sehingga kita menjadi lebih takut kepada benda (kuntilanak dan sejenisnya) daripada takut kepada Allah swt.


Editor : Yusup Laskar
Sumber: Pesantren dan rock n roll, eps: tgl 1/5/2011

Share this:

Related Posts
Disqus Comments