Anak anda suka nonton film SpongBop ? Hati-hatilah !!

SpongeBop


Sobat blogger, apakah anda punya anak yang suka nonton film kartin SpongBop ? Atau mungkin anda punya adik kecil, atau keponakan yang masih kecil yang suka nonton film kartun ini ? Jika ada, sebaiknya mulai dari sekarang anda harus mulai menyetop kebiasaan mereka menonton film kartun ini. Tahukah anda bahwa menurut penelitian film kartun SpongBop bisa berdampak negatif bagi perkembangan anak kecil. Jika anda tidak percaya, silahkan baca hasil penelitian para ahli di bawah ini yang saya salain dari situs media online Liputan6.com

Menurut psikolog, menonton kartun yang berjalan cepat seperti SpongeBob SquarePants merusak konsentrasi dan perilaku anak. Hasil beberapa pengujian menunjukkan bahwa anak-anak usia empat tahun yang menonton beberapa menit acara televisi populer itu kurang mampu memecahkan masalah. Selain itu, dari penelitian itu juga ditemukan bahwa anak-anak yang menonton acara itu kurang bisa memfokuskan perhatian sesudahnya dibandingkan mereka yang melihat program yang kurang ingar-bingar atau hanya duduk menggambar.

Para peneliti mengatakan ini bisa terjadi karena anak-anak meniru perilaku kacau karakter TV favorit mereka itu, atau karena kartun yang bergerak cepat dan tidak logis membuat mereka lebih bersemangat.

Para ahli menyarankan orang tua mempertimbangkan dengan hati-hati program mana yang mereka izinkan untuk ditonton anak serta mendorong mereka menikmati aktivitas yang lebih tenang dan kreatif.

Angeline Lillard dari University of Virginia, yang melakukan percobaan itu, mengatakan: "Orang tua harus tahu bahwa anak-anak yang baru saja menonton SpongeBob SquarePants, atau acara seperti itu, mungkin harus mengorbankan kemampuan mereka untuk belajar dan berperilaku dengan pengendalian diri."
"Anak mulai belajar bagaimana berperilaku serta bagaimana belajar. Di sekolah, mereka harus berperilaku baik, mereka perlu duduk di meja dan makan dengan benar, mereka harus hormat, dan semua itu membutuhkan fungsi eksekutif."
"Jika seorang anak baru saja menonton acara televisi yang memiliki cacat kemampuan ini, kita tidak bisa mengharapkan anak untuk berperilaku pada tingkat normal dalam situasi sehari-hari."

Dalam laporan yang baru dipublikasikan dalam jurnal akademik Pediatrics, Prof. Lillard dan rekan membandingkan anak-anak yang menyaksikan acara itu selama sembilan menit dengan mereka yang telah menghabiskan waktu yang sama menggambar atau menonton kartun Kanada yang lebih realistis dan lebih lambat, Caillou.
Mereka menemukan perbedaan kecil dalam perilaku dan kinerja antara kelompok menggambar dan kelompok Caillou. Tapi anak empat tahun yang telah menyaksikan SpongeBob menunjukkan fungsi eksekutif-- kemampuan memusatkan perhatian, memecahkan masalah, dan mengatur perilaku mereka--sungguh membahayakan.

Prof. Lillard mengatakan: "Ini mungkin karena karakter terus bergerak dari satu hal ke fantasi ekstrem berikutnya, dan di mana karakter melakukan hal-hal yang tidak masuk akal di dunia nyata. Hal ini dapat mengganggu kemampuan anak untuk berkonsentrasi segera sesudahnya."
"Kemungkinan lain adalah anak-anak mengidentifikasi karakter tanpa fokus dan ingar-bingar itu, kemudian mengadopsi karakteristik mereka."

*********

Sebagai orang tua maka kita punya kewajiban untuk memberikan pendidikan yang positif untuk anak-anak dan juga kita wajib mencegah datangnya hal-hal yang bersifat negatif bagi perkembangan anak kita. Maka dari itu awasilah dengan baik anak-anak anda...

Salam blogger... :D

11 komentar

aduh... Eta geningan.. Kajaba putra kuring kacida resep pisan nonton spongbob teh... :(

@Elang84 : sami abdige kang, resep kana spongbop tehn,,,,,,

untung sy g punya dede kecil ato anak tp ini ilmu yg hrs di simpan untuk persiapan nanti hehe :D thnks zobuntung sy g punya dede kecil ato anak tp ini ilmu yg hrs di simpan untuk persiapan nanti hehe :D thnks zob

waduuh.. ponakan saya suka spongbop e mas.. harus mulai dilarang nonton nih

BO, Bimbingan Ortu, kang! makanya kita harus selalu ada di samping mereka saat mereka menonton apapun. walopun ada SU-nya, Semua Umur, tetap! kita adalah filter bagi mereka...

@Agusductank ; sam mas, apalgi anak nikah aja blum. Tp ini baik buat kita kelak nanti punya anak agar bisa mengarahkan anak kita untuk mendapatkan hal2 yang baik untuk perkembanganya..

@tomi : lebih cepat lebih baik mas. Dan sy kira masih banyak tayangan2 anak2 yang tidak lyak untuk ditonton oleh anak2 walaupun ada label SU (semua umur)

@eksak : tepat sekali mas, kitalah yang harus memfilter agar hal2 negatif tidak mempengaruhi anak2 kita..

waduh jadi bingung nih, anak kaka saya seneng bgt lg nonton nya. dikurangi dari sekarang aja deh ya nontonnya..

@Armin : sama sob kponakan sy juga suka banget sm film kartun itu...

waduhhh...adik saya tuh..
tapi saya juga kadang nonton

Nyepamm ! Kutendang kau !!!
EmoticonEmoticon